episode ngambek pun selesai

No Comments »

setelah beberapa waktu, pilihan boot manager di laptop yang ada dua itu, akhirnya kembali tertuju pada linux mint, saking lamanya sampe lupa ini yg terinstal tuh versi berapa :p, tapi gampang kok tinggal masuk terminal cek pake :

$ cat /etc/issue

dan hasilnya keluar

Linux Mint 7 Gloria - Universal Edition \n \l blala@blala ~ $

namun setelah login eh ternyata pidgin masih error, waduh… :tepok jidat:, gak bisa chatting nih ma fans2… :p apa karena memang versi dari aplikasi chat yang saya pasang (2.5.5) itu penuh dengan bug?? atau memang masih ngambek ma saya??

jalan pintasnya adalah upgrade ke versi terbaru pidgin 2.6.6, tapi sy lagi pengen iseng saja mengupgrade beberapa modul saja via PPA Setup, yah kali aja bisa langsung dipake chatting..

nah sy coba masuk terminal dan ketik ini *gak benar diketik sih, tapi copas dari documentasi di situs resmi pidgin :D *,ini yg diketik:

sudo apt-key adv --recv-keys --keyserver keyserver.ubuntu.com \
    67265eb522bdd6b1c69e66ed7fb8bee0a1f196a8
echo deb http://ppa.launchpad.net/pidgin-developers/ppa/ubuntu \
    `lsb_release --short --codename` main | \
    sudo tee /etc/apt/sources.list.d/pidgin-ppa.list

abis itu masuk ke packet manager,cari pidgin dan tandai beberapa packet yg memang seharusnya diupgrade dengan cara melihat rilis yg terinstall dan rilis yg tersedia (terbaru). nah abis itu apply deh..

tunggu sampe selesai… dan paket yg didownload terinstall

sekarang coba buka pidgin, deh napa na jadi dumba’-dumba’ (deg-degan) inie…

horee… pidginnya bisa dipakai kembali, tapi sebelumnya karena account yg di set itu sudah ngaco jadi didelet dulu dan create account baru lagi dan horee… pidgin loading dan chatting pun dimulai..

huh… ngambek pun selesai…

May 12th 2010 IT, linux, oprek2

Selamatkan Orang yang kita Cintai

No Comments »

Nawala Project

DNS 180.131.144.144-180.131.145.145
adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif.  Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.

Layanan ini sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan Masyarakat Umum yang menjadi pengguna layanan. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak.
untuk mengaktifkannya dapat dengan memasukkan DNS 180.131.144.144 sebagai primary – dan 180.131.145.145 sebagai secondary

artikel diambil di http://nawala.org/

November 19th 2009 IT, community of security

Indonesia Linux Confrence 2009

6 Comments »

baru sempat posting lagi

cman sekedar numpang pamer ole2 dari ILC 2009 di Makassar Kemarin

bergambar dengan pak made wiryana (paling kiri berkumis)

bergambar dengan pak made wiryana (paling kiri berkumis)

id card dengan tanda tangan pak made wiryana

lumayan dapat kesempatan berfoto dengan pak made wiryana, salah satu orang yang berjasa membawa linux masuk ke indonesia

selain berkesempatan foto bareng sang idola, sy juga dapat tanda tangan sang idola :D
lumayan lah….

October 17th 2009 IT, community, community of security

Aku, Pinguin dan Jendela

1 Comment »

File yang semalam ku ketik mana? Dengan sedikit berteriak si bungsu terus mencari file tugasnya. apa hendak dikata file tugas si bungsu ternyata raib bersamaan dengan kegagalan eksperimenku kali ini. Hari itu sekitar 10 tahun yang lalu (1999) kala pertama aku mencoba sebuah sistem operasi yang baru kukenal yang tak lain dak tak bukan adalah Si LINUX yang kala itu (sampai sekarang pun masih) tampil dengan mengusung Pinguin sebagai maskotnya/simbolnya yang belakangan kuketahui si pinguin bernama TUX. Mandrake 4.0 kala itu menjadi Distro pertama yang kucoba, alhasil karena kurang teliti dan terburu-buru membaca dokumentasi yang ada mengakibatkan kesalahan yang cukup fatal waktu membuat partisi untuk linux, kondisi harddisk waktu itu yang sudah terinstall sistem operasi lain yang menjadikan “jendela” sebagai logonya, menjadi alasan untuk membuat sistem Dual Boot dan hasilnya Partition Table di Harddisk pun raib, seluruh file yang ada pun ikut raib termasuk ketikan si bungsu.

Kegagalan kala itu tidak menjadi akhir perkenalanku dengan Tux , dia mulai mengisi hari-hariku dan kerapkali menjadi awal berbagai mimpi-mimpiku yang belum terwujud hingga saat ini ?

Berjalan seiring waktu Linux pun kian berkembang, melalui tangan-tangan dingin para pengembang diseluruh dunia Linux kini menjadi sebuah alternatif akan sistem operasi yang tidak berbayar bahkan di beberapa belahan dunia Linux sudah menampakkan geliatnya sebagai sistem operasi yang semakin User Friendly. Sehingga cerita kehilang file seperti yang dialami si bungsu akibat kegagalan mengalokasikan partisi hampir-hampir tidak ditemukan lagi.

Jika dihitung-hitung waktu 10 tahun seharusnya menjadi waktu yang cukup lama bagiku untuk berkenalan dan berakrab-akrab ria dengan si Tux, namun ternyata kualitas hubungan yang kubangun dengan si Tux tidak sebaik beberapa rekan-rekan yang belakangan kukenal sebagai (kalau boleh kusebut) Aktifis Linux, bagaimana tidak hampir-hampir segala tetek bengek Linux mampu mereka kenali dengan baik sehingga menjadikan mereka (sekali lagi, jika boleh kusebut) Linuxer Sejati.

Hingga saat ini kecintaan dan kesetiaanku pada Linux masih mendua dan mungkin saja sangat sulit untuk tidak menduakannya dengan si “Jendela”, namun jika harus memilih kuputuskan untuk tetap memilih keduanya, bagaimana tidak masing-masing hadir dengan porsinya sendiri-sendiri. Salah satu buktinya adalah antara si “Jendela” dan si penguin tetap kubuat bersanding dalam laptopku dan tetap saja segala jenis merchandise maupun berita-berita hingga event tentang si Pingun selalu lebih menarik perhatianku di banding si “Jendala” :D

Linux Mint 5 dengan codename Elyssa masih tetap ku pertahankan hingga saat ini, bukan karena tanpa alasan. Jika kuhitung-hitung sudah lebih dari 3x si Elyssa menyelamatkan si Jendela. Ketika si jendela mengalami Crash dan tak mampu memboot. sebut saja ketika problem UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME “ mendera si Jendela, Elyssa memperlihatkan keDigjayaannya memperbaiki si jendela, begitupun setiap kali ada hal yang tak mampu ditangani si Jendela, Elyssa hadir dengan solusinya.

Bagiku Linux dengan segala kelebihan dan kekurangannya selalu mampu mengalihkan perhatianku, terbukti disaat semangat untuk nge-blog luruh. lomba blogging kali ini seakan memaksaku untuk ikut ambil bagian dengan mencoba menuliskan apa yang mampu kutulis, bagiku ini rekor tersendiri dikarenakan ini kali pertama menulis untuk kebutuhan lomba :D

Apapun sistem operasi yang teman-teman pergunakan Linux tetap layak menjadi pilihan karena berbagai kelebihannya yang pasti dibanding si jendela yang legal, Linux dapat dinikmati dengan biaya yang relatif jauh lebih murah dan tentunya legal, belum lagi pilihan software yang dipaketkan dalam berbagai distro yang ada semakin beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan teman-teman. Kuncinya “coba mi dulu pake baru komentar, rasakan bedanya :D ,“

Sukses… buat para penggiat Open Source dimanapun dikau berada….

Bravo Linux … Bravo Open Source…

mariki di’……

Ditulis saat menunggu charge hp penuh dan bersiap ngalong (mabit/I’tikaf) di masjid

September 17th 2009 IT, community

server wave 2008 [1]

No Comments »
i’m Coming………..


———————————————-
Window Server 2008 grand launch
———————————————-

Event Detail
—————–


Event ID: 1032366346

04 March 2008 09:00

Balai Sidang Jakarta Convention Center
Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 10270
Indonesia


Date/Time:
04 March 2008 09:00 – 04 March 2008 21:00

Language(s):
English.

Product(s):
SQL Server,Visual Studio 2008 Professional,Visual Studio 2008 Standard,Windows Server 2008

Audience(s):
Business Professional, Government, IT Professionals, Partner, Student


March 4th 2008 IT, community of security